URGENSI PEMBENTUKAN REGULASI PENGGUNAAN TEKNOLOGI BLOCKCHAIN DALAM SEKTOR PERBANKAN DI INDONESIA

Authors

  • Heni Rosida Universitas Negeri Semarang
  • Farhan Qudratulloh Ginanjar Universitas Negeri Semarang
  • Ahsana Nadiyya Universitas Negeri Semarang

Keywords:

Blockchain, Kepastian hukum, Perbankan, Regulasi, Urgensi

Abstract

Abstract

The development in terms of information and communication technology in the era of disruption is growing. As is the case with the banking sector, which is currently starting to implement blockchain technology because of the conveniences provided, especially in terms of data security and transparency. So that rapid technological developments need to be followed by developments in the legal field. However, in reality there are obstacles in the form of a legal vacuum regarding blockchain regulation, which has an impact on the problems of implementing blockchain in the banking sector. This study uses a normative juridical research using a statutory approach and a conceptual approach. The legal materials used in this study are primary and secondary legal materials using library research techniques. The results of the study indicate that there are still problems with the use of blockchain in the banking sector, thus requiring the establishment of regulations on blockchain in Indonesia. In addition, in order to support the optimization of blockchain implementation in the banking sector, it is necessary to have the government's role in efforts to establish regulations in order to create legal certainty.

 

Abstrak

Perkembangan dari segi teknologi informasi dan komunikasi pada era disrupsi semakin berkembang. Seperti halnya sektor perbankan yang dewasa ini mulai menerapkan teknologi blockhchain karena adanya kemudahan- kemudahan yang diberikan terkhusus dalam hal keamanan data dan transparansi. Namun, dibalik kemudahan yang diberikan, teknologi blockchain sendiri dapat menimbulkan resiko terhadap stabilitas rupiah, captital outflow, stabilitas sistem keuangan, potensi pencucian uang, dan pendanaan terorisme, dan pembobolan data konsumen oleh pelaku kejahatan siber. Sehingga perkembangan teknologi yang pesat perlu diikuti juga dengan perkembangan dalam bidang hukum. Akan tetapi dalam realitasnya terdapat kendala berupa kekosongan hukum tentang pengaturan blockchain, yang berdampak pada penerapan blockchain di lingkup perbankan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan koseptual. Adapun bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini berupa bahan hukum primer dan sekunder dengan menggunakan teknik studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat problematika penggunaan blockchain pada sektor perbankan sehingga memerlukan pembentukan legislasi tentang blockchain di Indonesia. Selain itu, guna mendukung optimalisasi penerapan blockhain pada sektor perbankan diperlukan adanya peran pemerintah dalam upaya pembentukan regulasi agar tercipta suatu kepastian hukum.

Downloads

Published

08/31/2022

Issue

Section

Articles